Pelaku Pembunuhan Balita Rafa Fauzan Akhirnya Ditangkap Polisi

banner 468x60

Singkawang, BengkayangNews.com – Teka-teki di balik kematian tragis balita Rafa Fauzan (1 tahun 11 bulan) akhirnya terungkap. Polres Singkawang mengamankan seorang pria bernama Uray Abadi yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan terhadap bocah malang tersebut.

Seperti diketahui, Rafa Fauzan (1 tahun 11 bulan) dinyatakan hilang dan hal tersebut membuat geger warga setempat.

banner 336x280

Penangkapan dilakukan pada Sabtu malam, 14 Juni 2025, setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan intensif pasca-penemuan jasad Rafa yang mengenaskan di depan sebuah masjid, tak jauh dari tempat tinggal korban.

Sebelumnya, sempat muncul dugaan bahwa pengasuh korban terlibat dalam kasus ini. Namun, spekulasi tersebut akhirnya terbantahkan setelah polisi mendapatkan bukti dan keterangan yang mengarah kuat pada Uray Abadi—seorang pria yang diketahui kerap membersihkan halaman rumah korban.

Dalam sebuah video berdurasi 1 menit 43 detik yang beredar luas di media sosial, tampak Kanit Resmob Polres Singkawang tengah menginterogasi tersangka. Dalam video itu, Uray mengaku membekap mulut Rafa dengan tangan kosong sebelum membawanya pergi menggunakan sepeda miliknya.

“Saya enggak mau bunuh, saya cuma mau sedekahkan dia ke masjid,” ujar Uray dalam pengakuan yang mengejutkan publik.

Dalam pengakuannya, ia juga menyebut sempat meletakkan tubuh bocah tersebut di dalam keranjang sepeda rusak, yang diduga menyebabkan luka-luka karena terkena bagian besi tajam pada keranjang tersebut.

Meski mengaku tidak berniat membunuh, perbuatan Uray Abadi menimbulkan kemarahan dan keprihatinan masyarakat. Polisi pun masih menyelidiki lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya gangguan kejiwaan atau motif tersembunyi lain di balik tindakannya.

Penangkapan pelaku sendiri dilakukan setelah Uray terekam kamera warga berada di sekitar lokasi pencarian korban, tepatnya di sekitar Gang Kapas, Singkawang—lokasi terakhir Rafa dilaporkan terlihat sebelum dinyatakan hilang.

Hingga saat ini, pihak penyidik Polres Singkawang masih terus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Uray Abadi. Kasus ini menjadi perhatian serius warga Kalimantan Barat dan menjadi peringatan akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak serta kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. (Rd)

banner 336x280