1779698208827

Jakarta, BengkayangNews.com – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mendukung dan terus mengawal pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Kawasan Kota Baru Mandiri, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan hingga selesai.

“Pembangunan Sekolah Unggul Garuda ini adalah investasi untuk masa depan anak-anak Kaltara. Kami akan terus mendukung serta memastikan pembangunannya berjalan lancar sampai selesai dan siap digunakan,” ujarnya di Tanjung Selor, Kamis.

Menurutnya pembangunan Sekolah Unggul Garuda bukan hanya tentang bangunan dan fasilitas pendidikan modern, tapi akan membuka peluang lebih besar bagi generasi muda di wilayah perbatasan yang ada di Kaltara untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

“Dengan adanya Sekolah Unggul Garuda ini, anak-anak kita di Kaltara juga punya peluang untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Jadi kita sangat mendukung adanya program sekolah unggulan oleh Presiden Prabowo,” katanya.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan Rabu (3/6), kata Ingkong, pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Kaltara terus berproses dan ia optimis bangunannya bisa operasional sesuai target yang ditentukan.

Memang, lanjutnya, yang menjadi kekhawatiran terkendalanya pembangunan karena distribusi material terganggu oleh keterbatasan pelabuhan di Tanjung Selor. Namun, laporan dari pihak perusahaan yang membangun, material utama sudah ada dan progres pembangunan bisa terus dikebut.

“Melihat progres yang ada sekarang secara keseluruhan 22 persen, saya sangat mengapresiasi kerja keras tim di lapangan. Material yang sebelumnya menjadi kendala kini sudah tersedia dan tidak ada masalah lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Frisky, Deputi Project Manager WIKA mengatakan serah terima pembangunan dilakukan secara parsial, yaitu bulan Juli diserahkan beberapa bangunan dan pada bulan September diserahterimakan secara keseluruhan.

“Kita melakukan pekerjaan ini tiga sif untuk mengejar progresnya. Jadi sampai dini hari kita bekerjanya,” ungkapnya.

Untuk material, kata dia, dikirim dari Pulau Jawa menggunakan kapal tongkang dengan skala pengiriman besar dan sudah ada di Pelabuhan Tanjung Selor.

“Harapannya progresnya sudah bisa terkejar dan serah terima parsialnya di bulan Juli dan keseluruhan di bulan September. Optimis,” ujarnya.

Untuk yang dibangun saat ini, kata dia, ada bangunan akademik, gedung teater dan seni, rumah ibadah serta ruang serbaguna.

“Kemudian ada asramanya juga dibuat untuk putra dan putri. Yang terakhir ada rumah tapak untuk rumah guru-guru,” katanya.