Peresmian Rumah Adat Etnik Rara Bakati di Lundu, Neneng dan Billy Sujang Perkuat Tali Serumpun

banner 468x60

Lundu, BengkayangNews.com – Anggota Dewan Undangan Negeri (ADUN) Opar, Yang Berhormat (YB) Encik Billy Sujang, meresmikan Rumah Etnik Rara Bakatik yang terletak di Kampung Pasir Tengah, Lundu, Sarawak, pada Selasa (28/6/2025).

Acara peresmian berlangsung meriah dan sarat nuansa budaya. Dibuka dengan tarian tradisional Dayak dan diiringi dengan ritual adat khas Bakati Rara, kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat serta tamu undangan istimewa, termasuk Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Ibu Neneng, S.Sos., M.Sos.

banner 336x280

Dalam sambutannya, YB Billy Sujang mengungkapkan rasa syukur atas berdirinya Rumah Etnik tersebut sebagai wujud nyata pelestarian budaya dan simbol persatuan masyarakat Dayak lintas negara.

BACA JUGA : Mendes Ajak Pemerintah UEA Ikut Dukung Ketahanan Pangan di desa

“Saya bersyukur atas peresmian Rumah Etnik Bakati Rara ini. Mari kita jaga rumah ini sebagai simbol perpaduan dan kekuatan komunitas. Ini bukan sekadar bangunan, tapi cerminan dari kultur dan identitas kita yang harus terus dirawat,” ujarnya.

YB Billy Sujang juga menyampaikan rasa bangga atas darah keturunan Indonesianya, yang berasal dari ibundanya.

“Saya secara pribadi merasa memiliki ikatan darah dengan Indonesia, karena ibu saya berasal dari Indonesia. Terima kasih atas kehadiran Ibu Neneng yang telah datang jauh dari Kalimantan Barat untuk bersama-sama menyaksikan momen bersejarah ini,” tambahnya.

Sementara itu, Neneng, S.Sos., M.Sos. menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Bakati Rara dalam menjaga budaya leluhur, serta mengharapkan hubungan persaudaraan antara Dayak Sarawak dan Kalimantan Barat semakin erat. Dalam kesempatan ini juga ia sampaikan pentingnya pendidikan sehingga kelaknya mampu lebih baik.

Acara peresmian ditutup dengan jamuan makan bersama, serta para tamu undangan bisa menikmati hiburan yang sudah di siapkan pihak panitia, menandai babak baru dalam penguatan identitas budaya Dayak di perbatasan Malaysia–Indonesia. (Rd)

banner 336x280