1781277501100

Pontianak, BengkayangNews.com – Proses serah terima jabatan (Sertijab) Kapolda Kalimantan Barat yang melibatkan Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. kepada Kapolda yang baru, Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar bagi publik.

Sudah lebih dari satu bulan sejak telegram rahasia (TR) Kapolri diterbitkan, namun jadwal pelantikan resmi belum juga menemui kepastian. Kondisi yang berlarut-larut ini memicu sorotan tajam dari praktisi hukum muda asal Dayak, Jajang, S.H. Ia menilai ketidakpastian ini merusak kepercayaan publik dan perlu segera diselesaikan oleh Kapolri.

“Saya meminta Kapolri agar segera memberikan kepastian status jabatan Kapolda Kalimantan Barat. Proses yang berlarut-larut ini memunculkan banyak perspektif negatif dari masyarakat Kalimantan Barat terhadap institusi Polri,” tegas Jajang, Jumat (12/6/2026).

Dugaan Keterkaitan dengan Kasus Korupsi IUP BauksitJajang menyoroti adanya arus informasi yang beredar luas di tengah masyarakat terkait alasan di balik tertundanya transisi kepemimpinan tersebut. Ia secara terbuka mempertanyakan apakah ada hambatan teknis atau administratif yang dipicu oleh isu keterkaitan Kapolda lama dengan tersangka kasus korupsi tata kelola Izin Usaha Pertambangan (IUP) bauksit, Sudianto alias Aseng.

BACA JUGA : Jembatan Tanggi Ruas Jalan Sanggau Ledo Ditutup Sementara, Ada Pekerjaan Perbaikan Infrastruktur

“Masyarakat mempertanyakan, apakah tertundanya sertijab ini karena adanya kendala terkait isu keterkaitan Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. dengan Sudianto alias Aseng, tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola IUP bauksit, yang merupakan beneficial owner PT Quality Sukses Sejahtera (QSS)? Mengingat isu keterkaitan tersebut telah beredar luas, apalagi beredar kabar bahwa Kapolda yang lama telah diperiksa oleh Propam Polri terkait hal tersebut,” papar Jajang.

Menurut Jajang, transparansi mengenai hal ini sangat krusial agar tidak ada preseden buruk yang mencoreng integritas Polri, khususnya di wilayah hukum Kalimantan Barat. Harapan pada Kapolda BaruDi sisi lain, Jajang menyatakan bahwa publik Kalimantan Barat sangat menantikan kehadiran Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H. untuk memimpin wilayah tersebut.

Profil Kapolda baru yang merupakan lulusan terbaik (Adhimakayasa) Akpol 1994 menjadi harapan baru bagi masyarakat.

“Melihat profil Bapak Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H. sebagai peraih Adhimakayasa, kami memiliki ekspektasi tinggi. Beliau adalah polisi berprestasi yang kami yakini memiliki komitmen, integritas, serta profesionalitas tinggi untuk menegakkan hukum di Kalimantan Barat tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Jajang menutup pernyataannya dengan harapan agar transisi kepemimpinan ini segera rampung demi memulihkan keadilan.

“Selama ini, banyak masyarakat kecil yang merasa menjadi korban kriminalisasi oleh aparat. Kami berharap Kapolda baru segera dilantik agar perubahan dalam sisi penegakan hukum yang lebih berkeadilan dan humanis dapat segera dirasakan oleh seluruh rakyat Kalimantan Barat,” pungkas Jajang, S.H. (Red)