Tangerang, BengkayangNews.com — Perayaan Jumat Agung di GBI Grand Batavia berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana haru. Ibadah yang mengusung tema “The Cost of the Cross” ini dipimpin oleh pembicara Pdm. Hadi Riyanto, M.Th, dan dihadiri ratusan jemaat yang memadati lokasi gereja di Ruko Grand Batavia Blok D1 No. 2, Pasar Kemis, Tangerang, Jumat (3/4/2026).
Sejak awal ibadah, tampak jemaat terlihat antusias menghadiri peringatan pengorbanan Yesus Kristus. Ruangan ibadah di lantai dua hingga area tangga dipenuhi oleh umat yang datang untuk mengikuti rangkaian ibadah Jumat Agung. Sementara lantai bawah ibadah sekolah minggujuga berlangsung. Meski kondisi cukup padat, ibadah tetap berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan.
Dalam khotbahnya, Pdm. Hadi Riyanto menyampaikan bahwa Jumat Agung bukan sekadar mengenang penderitaan, melainkan menjadi pengingat akan harga besar yang harus dibayar demi keselamatan manusia.

“Jumat Agung bukan sekadar peringatan penderitaan, tetapi pengingat tentang harga yang harus dibayar untuk keselamatan manusia,” ujarnya di hadapan jemaat.
Nast Firman Tuhan yang diambil dari Yesaya 53:5 turut menjadi dasar perenungan dalam ibadah tersebut:
“Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”
Gembala jemaat, Pdm. Hadi Riyanto, juga menyampaikan permohonan maaf kepada jemaat atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat membludaknya jumlah kehadiran. Ia mengungkapkan bahwa dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah jemaat yang hadir tahun ini mengalami peningkatan signifikan.
“Jika dibandingkan tahun lalu memang sedikit lebih sepi, namun tahun ini umat yang hadir sangat banyak hingga memenuhi hampir seluruh area,” ungkapnya. Namun dengan penuh iman pihak Gereja juga mengatakan berupaya akan memperbesar gedung ini sehingga mampu menampung banyak jemaat.
Meski demikian, ibadah tetap berjalan dengan lancar dan penuh antusias dari jemaat yang hadir. Momentum Jumat Agung ini menjadi pengingat akan kasih dan pengorbanan Yesus Kristus bagi umat manusia, sekaligus memperkuat iman jemaat yang hadir. (Rudi Rehan)








