Seluas, BengkayangNews.com – Sebastianus Darwis, S.E., M.M,. Bupati Bengkayang, meninjau secara langsung lokasi kebakaran hebat yang melanda Pasar Seluas, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, pada Sabtu (3/1/2026) sore hingga menjelang malam.
Kebakaran besar tersebut menghanguskan sedikitnya 21 unit ruko yang berada di kawasan Pasar Seluas dan sekitarnya, termasuk area Terminal Seluas. Api dengan cepat melalap bangunan semi permanen maupun permanen akibat padatnya jarak antarbangunan, banyaknya material mudah terbakar, serta hembusan angin kencang yang mempercepat perambatan api saat kejadian.
Berdasarkan informasi di lapangan, kobaran api pertama kali terlihat menjelang waktu Maghrib. Dalam waktu singkat, api membesar dan merambat ke deretan kios serta ruko di sekitarnya. Asap hitam pekat membubung tinggi ke udara dan terlihat dari jarak jauh, sehingga memicu kepanikan warga serta para pedagang yang berupaya menyelamatkan barang dagangan dan aset berharga mereka.

BACA JUGA : Kebakaran Pasar Seluas: Beberapa Ruko Ludes Terbakar di Tengah Hujan!
Untuk menjinakkan kobaran api, 1 unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Seluas segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman kemudian diperkuat dengan bantuan personel BPBD Kabupaten Bengkayang serta Damkar Yayasan Pekong Bengkayang.
Armada pemadam tambahan dari Kota Bengkayang tiba sekitar pukul 18.20 WIB dan langsung bergabung dengan tim gabungan dalam proses pemadaman. Proses pemadaman berlangsung cukup lama hingga malam hari, mengingat luasnya area terdampak, akses lokasi yang terbatas, serta kondisi bangunan pasar yang saling berdempetan.
Petugas berjibaku dengan peralatan seadanya untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke kawasan permukiman warga di sekitar pasar. Di sela-sela peninjauan, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa para pedagang Pasar Seluas.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkayang akan segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap para pedagang terdampak, sekaligus mengoordinasikan langkah-langkah penanganan lanjutan, termasuk upaya pemulihan aktivitas perekonomian masyarakat.
